Tiap penderita tidak sama

ID-10053052[image courtesy of [dream designs] / FreeDigitalPhotos.net]

Hal yang penting untuk kita ingat adalah bahwa setiap orang berbeda. Setiap manusia mempunyai keunikannya masing-masing. Tiap manusia itu ‘unique in its own way‘. Keunikan tiap individu dipengaruhi oleh gen serta faktor eksternal. Faktor eskternal dapat mempengaruhi regulasi gen sehingga dapat menghasilkan perbedaan antar individu. Maka, ketika mengidap suatu penyakit, perjalanan penyakit antar satu penyandang dengan penyandang lainnya dapat berbeda meskipun mengidap jenis penyakit yang sama.

Melihat dari penjelasan diatas maka tiap penyandang penyakit autoimun belum tentu akan mendapatkan perlakuan penanganan yang sama. Sebagai orang ‘luar’ yang bukan penyandang perlu mengetahui dan mengerti hal ini untuk menghindari membandingkan penyandang yang dekat dengan mereka dengan penyandang lain yang mereka ketahui atau kenal. Hal ini dapat justru mengganggu penanganan penyandang selain juga mempengaruhi psikologis penyandang yang akan menjadi stresor pemberat penyakitnya. Sebagai orang ‘dalam’ yang sesama penyandang juga perlu mengerti hal ini agar juga menghindari membandingkan keberhasilan penanganan dirinya dengan penyandang lainnya yang berujung memaksakan agar penyandang lain juga mengikuti penanganan yang sama. Pembagian kisah dan pemberian saran sewajarnya dapat dilakukan namun perlu selalu dengan mengingat bahwa hal tersebut dapat cocok dan berhasil pada penyandang lain namun juga dapat tidak cocok. Pada akhirnya, keputusan untuk menjalani suatu pengobatan adalah hak masing-masing penyandang, namun sebaiknya berkonsultasilah pada ahlinya untuk setiap penanganan yang akan dijalani dan diskusikan terlebih dahulu dengan dokter masing-masing jika ingin menjalani suatu pengobatan selain daripada pengobatan dari dokternya.

Dengan begitu, menjadi jelas bahwa adalah penting bagi setiap individu untuk dapat mengenal penyakitnya dan tubuhnya masing-masing, faktor-faktor dan segala yang mempengaruhi penyakitnya, serta kemudian berdiskusi mengenai hal tersebut dengan dokter dan keluarga atau orang terdekat yang merawatnya. Semua itu agar bisa mendapatkan penanganan yang paling baik dan sesuai dengan tiap individu masing-masing. Adalah penting peka pada alarm tubuh dan dapat mengukur batas kemampuan masing-masing, menakar dirinya masing-masing. Jika semua sudah dikenali dan dikuasai, maka hidup dapat disesuaikan dalam batas-batas dan rambu-rambunya masing-masing. Dengan pengaturan yang baik, maka diharapkan penyakit Autoimunnya dapat dikendalikan hingga mencapai remisi dan tetap terjaga dalam keadaan remisi.

Salam

Advertisements

2 thoughts on “Tiap penderita tidak sama

  1. Assalam.
    Hallo kak, bersyukur banget bisa nemu web utk sharing kayak gini, responsif. Sekali :”>.
    Sekitar 2-3minggu lalu sy mengalami sakit kepala hebat. Sy memang sering sakit kepala.
    Boleh dibilang udah langganan deh. Tapi biasanya cuma sehari sakitnya, istirahat besoknya sembuh. Sy ga membiasakan utk minum2 obat warung.
    Tp sakit kepala saat itu sampe 3hari ga ilang2, ditambah pusing. pusing krna sy ada vertigo. Saat itu sy sdg haid.
    Ibu sy akhirnya membawa sy ke seorg internis krna khawatir. Dugaannya pengaruh hormon, atau bisa dr lambung (krna sy punya penyakit maag). Sy blg ke internis kalo rambut sy rontok parah, dan bercerita ttg keluhan sy yg lainnya.
    Beliau menyarankan sy utk tes ANA, setelah sy cek dan keluar hasilnya ternyata positif dg titer 1:100, dilembar hasil tsb tertera ‘rujukan negatif < 1:100.
    Sy baru akan ke internis besok, namun sy ingin mengetahui apa maksud dari 'positif granular nucleoplasm/spickled,titer 1:100'. Terima kasih kak atas kesediaannya membaca postingan sy. Sangat ditunggu balasannya.

    • Hi Lala,

      Ya dari keluhan dan hasil ANA positif, sepertinya memang penyakit autoimun, namun perlu ditelusuri penyakit autoimun yang mana. Karena sering sakit kepala dan pusing vertigo ada baiknya konsultasi juga ke dokter spesialis hematologi (darah) karena takutnya darahnya kental yang menganggu peredaran darah ke otak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s