Adakah hubungan antara penyakit autoimun dengan haid?

ID-100111182[image courtesy of [marin] / FreeDigitalPhotos.net]

Salah satu pendukung diagnosa autoimun saya adalah gejala-gejala saya terasa lebih berat ketika sebelum dan selama haid. Ketika itu saya tidak mengerti apa hubungannya, mengapa dokter rheumatologi saya mengatakan itu cocok dengan penyakit autoimun. Akhirnya saya berusaha untuk mencari tahu.

Tidak semua penderita penyakit autoimun merasakan penyakitnya memarak sebelum dan selama haid, namun banyak yang mengalaminya. Umumnya penderita rheumatoid arthritis akan merasakan penyakitnya memarak selama haid dan sesudah melahirkan dimana selama kehamilan justru gejala-gejalanya ringan. Penderita multiple sclerosis dan lupus juga umumnya merasakan penyakitnya memarak sebelum haid. Fenomena ini membuat para peneliti penasaran dan beberapa melakukan penelitian untuk ini, meskipun penelitiannya masih terbilang di tahap awal.

Teori yang ada adalah bahwa pada sel-sel imun terdapat reseptor untuk beberapa hormon yang berperan dalam proses haid yaitu estrogen dan progesteron. Oleh karenanya, hormon-hormon tersebut dapat mempengaruhi proses imunitas. Pada penyakit autoimun yang terjadi adalah peradangan dan hormon-hormon tersebut dapat berpengaruh pada proses peradangan. Ketika haid, yang terjadi adalah perubahan kadar hormon-hormon tersebut, oleh karenanya tidak heran jika proses haid dapat mempengaruhi proses peradangan yang terjadi pada penderita penyakit autoimun. Pada penderita rheumatoid arthritis dikatakan bahwa sepertinya kadar hormon yang rendah menyebabkan terpicunya memaraknya penyakitnya.

Proses autoimun yang terjadi pada berbagai penyakit autoimun dapat melibatkan jalur dan komponen sistem imun yang berbeda, serta pengaruh hormon kewanitaan tersebut dapat mempengaruhi komponen sistem imun dengan berbeda-beda pula. Hal ini menyebabkan beberapa penderita dapat tidak terpengaruh oleh perubahan hormon ketika haid sedangkan beberapa penderita lainnya terpengaruh. Hal ini juga menjelaskan mengapa terdapat perbedaan dalam pengaruhnya. Namun begitu, jika ada penderita yang merasakan penyakitnya memarak dikala sebelum atau selama haid maka adalah wajar. Dengan mengetahuinya, penderita dapat menyesuaikan untuk lebih menjaga aktivitas dan diet dikala waktu-waktu tersebut.

Salam

Advertisements

4 thoughts on “Adakah hubungan antara penyakit autoimun dengan haid?

  1. saya jg merasakan hal yg sama. saat mau haid dan slm haid berlangsung gejala kambuh lbh parah. masih penasaran dgn keterkaitannya dgn hormonal. salam.kenal kak andini.

    • Salam kenal Pipiet, iya saya juga masih penasaran dengan ini. Penelitian masih berlanjut, kebetulan teman saya ada yang meneliti mengenai ini namun saya belum ada update tentang hasilnya. Namun beberapa teori menghubungkannya dengan estrogen, secara pastinya bagaimana saya belum dapat jelas. Semoga kedepannya kita bisa mendapat pencerahan 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s