Rambutku rontok…

ID-10077787[image courtesy of [David Castillo Dominici] / FreeDigitalPhotos.net]

Rambut adalah mahkota wanita. Sungguh indahnya memiliki rambut yang sehat, tebal dan kuat. Sayangnya biasanya seorang penderita penyakit autoimun akan mengalami rambut rontok. Apa alasannya dan adakah cara untuk membantu mengatasinya? Post ini khusus untuk membahas mengenai rambut rontok akibat penyakit autoimun.

Hingga saat ini belum didapatkan penjelasan yang jelas mengapa terjadi rambut rontok pada penderita penyakit autoimun, mungkin karena ada penyerangan sistem imun pada sel folikel rambut yang menyebabkan terjadi kerontokan. Namun yang pasti ini adalah salah satu gejala yang umum terjadi pada penderita penyakit autoimun. Selain karena proses penyakitnya, obat-obatan tertentu dapat juga menyebabkan kerontokan rambut, diantaranya salah satu obat yang digunakan untuk terapi penyakit autoimun umumnya rheumatoid arthritis yaitu methotrexate (golongan obat kemoterapi).

Suatu penyakit autoimun yang umum terjadi yang dapat menyebabkan kerontokan adalah alopecia areata, yang menyebabkan terjadinya lingkaran-lingkaran kebotakan pada kepala. Penemuan terbaru mendapatkan komponen sistem imun yang berperan dalam terjadinya penyakit ini sehingga telah ditemukan pengobatannya. Para peneliti telah menemukan bahwa penggunaan JAK inhibitor dapat kembali menyuburkan rambut di kepala pada penderita alopecia areata. Namun apakah ini dapat berlaku untuk menghentikan kerontokan pada penderita penyakit autoimun lainnya? Kerontokan pada penderita penyakit autoimun selain alopecia areata tidak sesignifikan penderita alopecia areata sehingga tidak hingga membutuhkan terapi ini.

Bagaimana sebaiknya mengatasi masalah kerontokan pada penderita penyakit autoimun selain alopecia areata? Kerontokan pada penderita autoimun dapat disikapi seperti pada kasus kerontokan lainnya untuk meminimalisir kerontokan yang terjadi. Diantaranya dapat dengan menggunakan hair tonic ginseng atau minyak kemiri 2-3 kali dalam seminggu. Namun dalam penggunaan bahan-bahan tersebut, kepala perlu dikondisikan untuk dapat menerima zat-zat nutrisi tersebut. Kepala sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu. Dalam penggunaan minyak kemiri, gorenglah biji kemiri tanpa menambahkan minyak goreng, lalu ambillah minyaknya, oleskan pada kepala dan diamkan selama 5-10 menit, lalu bilas dengan air dingin. Penggunaan bahan-bahan alami lainnya juga dapat dicoba seperti green tea atau tea tree oil. Konsumsi sayur-sayuran terutama yang mengandung zinc dan vitamin E juga dapat membantu mencegah kerontokan lebih parah. Jika kerontokan masih juga terus menganggu, sebaiknya konsultasikan pada dokter spesialis kulit.

Salam

Advertisements

4 thoughts on “Rambutku rontok…

  1. Dear mba andini

    Mbaaa… terima kasih udah di share infonya ya….

    Rika

    Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.

  2. Selamat malam mbak dini…tulisan mbak dini dlm blog ini sungguh sangat membantu dan mencerahkan semangat bagi para penderita autoimun. Saya sendiri terdiagnosa penyakit Rhematoid Athritis sero negatif sejak juli 2013. Saya juga ingin berbagi cerita ttg penyakit autoimun yg saya alami ini..
    Saya adalah seorang perawat yg wkt itu memang sdg melanjutkan kuliah S1 keperawatan saya di salah satu univ di jkt. Dengan situasi kuliah sambil bekerja itu mmg sangat melelahkan (saya berdinas di ICU rs swasta di jkt). Yg saya alami saat itu adalah rasa letih yg berkelanjutan (badan terasa pegal lbh terasa di mlm hari, dan rasa nyeri dan kaku di seluruh tubuh saya setiap pagi saat bangun pagi hari yg berlangsung setiap hari ).
    JUNI 2013
    Berawal dari rasa nyeri diseluruh tubuh saya dan bengkak pada ruas-ruas jari tangan dan kaki saya yg berlangsung lama. Awal diagnosa yg saya dptkan saat itu adalah athritis yg disebabkan krn pasca viral infection(campak jerman). Wkt itu sy dicek ANA , RF tetapi hasilnya negatif semua. Tetapi LED saya mencapai 56 (normalnya <20) dan CRP saya 26. Awalnya saya ditangani oleh seorang internist. Dan diberi terapi anti inflamasi non steroid. Tetapi sampai lbh 8 minggu nyeri saya tdk pernah hilang hanya berkurang saja bengkak pada sendi-sendi tangan dan kaki saya. Dan akhirnya saya dirujuk ke Rhematologist.
    JULI 2013
    Saya mulai ditangani oleh dr.Rudy Hidayat ,SpPD,KR. Dan saya di diagnosa Rhematoid Athritis seronegatif. Saat itu yg ada dipikiran saya adalah rasa tdk percaya krn saya menderita penyakit autoimun yg tdk ada istilah SEMBUH TOTAL. dan sampai saat ini sdh setahun saya mengkomsumsi DMARDs dgn kombinasi corticosteroid saya berjuang untuk mencapai remisi.
    Mbak dini, bisakah berbagi info ttg Rhematoid Athritis seronegatif. Yg sampai saat ini sy masih berfikir knp semua hsl serologi saya (tmsk pemeriksaan anti CCP) yg negatif itu bs membuat saya terdiagnosa Rhematoid Athritis?
    Dengan membaca kisah mbak dini dan teman-teman yg lain yg ada di blog ini, saya merasa tdk lg sendiri, smg dgn berbagi kisah menghadapi penyakit autoimun ini kita semakin dikuatkan satu dengan yg lain…. tdk perlu ada yg harus disesali, disalahkan ataupun mengingkari… karena ini adalah kenyataan yg hrs dihadapi dan diperjuangkan, agar kita dpt hidup lbh berkualitas dengan penyakit autoimun ini.

    • Salam kenal suster Vero, senang berkenalan dengan seorang sejawat medis lainnya 🙂

      Terima kasih sekali bagi kisahnya, saya rasa banyak yang akan mendapatkan manfaat dari bagi kisahnya. Apakah berkenan jika saya masukkan ke dalam halaman my story?

      Penyakit autoimun hingga sekarang masih meninggalkan beberapa pertanyaan, belum sepenuhnya dipahami. Mbak tentu tau antibodi dan antigen seperti lock and key. Spesifik. Dalam hal RA, antibodi yang spesifik yang diketahui adalah anti-CCP. Namun, dengan adanya seronegatif RA, sepertinya ada antibodi spesifik lain yang belum diketahui yang juga menyebabkan perjalanan penyakit RA. Permasalahannya adalah belum diketahuinya antibodi lain tersebut. Namun umumnya penanganannya adalah sama dengan seropositif RA.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s