Bagaimana penampilan anda?

ID-10035314[image courtesy of [photostock] / FreeDigitalPhotos.Net]

Apakah ini penting?

Dengan keluhan-keluhan tidak nyaman yang penderita rasakan, beberapa penderita mungkin menjadi kurang memperhatikan dan menjaga penampilannya. Padahal, dengan tetap berusaha menjaga penampilan anda, bisa meningkatkan kepercayaan diri anda sehingga memberikan aura positif pada diri anda. Hal itu baik untuk penyakit anda. Saya tidak mengatakan anda harus terlihat fashionable, namun tetap dapat terjaga sehingga anda tidak dikatakan terlihat lusuh dan kusam meskipun anda sedang sakit.

Mungkin anda dapat memilih pakaian-pakaian yang longgar namun berwarna cerah atau memiliki gambar atau motif yang cerah. Begitu juga dengan bawahan yang anda gunakan. Saya dulu mengikuti les kepribadian di John Robert Power dan dikatakan yang terpenting bukan terlihat mahalnya bajunya agar suatu penampilan dapat terlihat bagus, namun padu padan model serta kecocokan model dengan bentuk badan dan padu padan warna yang sesuai. Meskipun model baju sederhana. namun jika terlihat rapih dan bersih serta ‘match‘, maka akan terlihat penampilannya bagus.

Ada berbagai tipe badan tubuh, ada yang atletis, ada yang bentuk pear, dan lain-lain. Sebaiknya kenali bentuk badan anda dan gunakanlah model-model pakaian yang cocok untuk anda, hindari yang tidak cocok. Seperti contohnya, saya memiliki bentuk dasar badan yang atletis, bahu saya cenderung lebar, maka saya sebaiknya menghindari menggunakan pakaian dengan model sabrina karena akan semakin membuat bahu saya kelihatan lebar. Motif baju juga mempengaruhi. Saya termasuk tubuh yang kurus langsing, maka saya bisa gunakan motif garis-garis memanjang horizontal untuk memberi efek melebarkan dan menghindari motif garis-garis vertikal karena akan semakin membuat terlihat kurus.

Untuk urusan rambut, ada baiknya seorang penderita penyakit autoimun cukup memperhatikan rambutnya, dengan memanjakan rambutnya, karena akan memberikan kenyamanan pada tubuh dan diri anda. Mungkin anda dapat rajin creambath setiap bulan atau dua minggu sekali. Hal ini dapat memberikan juga efek relaks pada diri anda, sehingga membantu juga untuk memberikan ketenangan pada diri anda dan membantu meringankan penyakit anda. Namun sebaiknya menghindari di pijat yang terlalu kencang, karena yang saya rasakan sendiri, dan beberapa penderita juga rasakan adalah memijat yang terlalu kencang dapat membuat penyakit autoimunnya memarak. Jika anda menggunakan jilbab, pilihlah jilbab-jilbab yang praktis dengan warna-warna yang cerah agar dapat membantu mencerahkan wajah anda juga.

Sebagai penderita penyakit autoimun, ada baiknya menambah suplementasi omega 3. Omega 3 ini bersifat anti-radang sehingga dapat membantu meringankan penyakit anda, namun agar dia dapat bekerja dengan baik, perlu diikuti dengan suplementasi vitamin E. Suplemen Marine Omega keluaran dari NU Skin sudah mengandung omega 3 beserta dengan vitamin E, namun jika anda mengonsumsi suplemen omega 3 lain yang belum ada tambahan vitamin E, maka anda baiknya menambahkan suplementasi vitamin E 1 tablet, 3-4 kali dalam seminggu. Vitamin E ini mempunyai efek baik untuk kulit, dapat meregenerasi kulit. Maka untuk penderita penyakit autoimun ini dapat membantu untuk membuat kulit tidak terlihat kusam. Selain itu, vitamin C juga baik untuk dikonsumsi sebagai salah satu suplementasi penderita penyakit autoimun karena mempunyai efek yang baik untuk pembuluh darah. Penyakit autoimun salah satu komplikasinya adalah mengganggu pembuluh darah sehingga mengganggu peredaran darah. Dengan peredaran darah yang baik, akan membantu membuat kulit terlihat tidak pucat dan kusam. Vitamin C sebaiknya dikonsumsi 2×500 mg sehari. Saya sendiri mengonsumsi Vitalong C karena time release. Namun di luar itu, tetaplah mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan, karena adalah sumber vitamin terbaik. Minumlah lebih banyak air putih daripada minuman lainnya.

Dengan tetap berusaha menjaga penampilan kita, maka semoga akan memberi aura positif pada diri kita dan mendatangkan aura positif dari orang lain kepada kita. Orang lain akan melihat bahwa kita tidak terpadamkan oleh penyakit kita dan kita masih semangat berusaha untuk hidup dengan kualitas baik meskipun sakit.

Salam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s